Berkala Arkeologi SANGKHAKALA
Vol 24 No 1 (2021)

ARKEOLOGI LANSKAP: IDENTIFIKASI KAWASAN TAMBLINGAN SEBAGAI PERMUKIMAN : [Landscape Archaeology: Identification of The Tamblingan Area as A Settlement]

Gendro Keling (Balai Arkeologi Bali)



Article Info

Publish Date
09 Jun 2021

Abstract

Tamblingan site is one of the sites in Bali that located at an altitude of 1,350 above sea level. Tamblingan site contains a high cultural layer, especially Ancient Bali remains. The problem that would revealed is how the landscape at Tamblingan Site is ideal as a settlement, supported by archaeological evidence to strengthen it. Data collection is done by literature study, both search for internet sources and e-journals that focusing discuss of Tamblingan Site. Tamblingan area is a fertile plateau, its morphology is in the form of a mountain range with Lake Tamblingan as an old caldera containing rainwater. the topography also varies and allows it to be used as a settlement. From the results of the study conducted it was proven that the Tamblingan area is a fertile land area, besides that also the forest and Lake Tamblingan provide various needs to support daily life. Tamblingan merupakan satu wilayah di Bali yang berada di ketinggian 1.350 meter di atas permukaan laut. Tamblingan juga dikenal sebagai situs arkeologi karena menyimpan banyak tinggalan arkeologi terutama dimasa Bali Kuno. Dalam penelitian ini permasalahan yang ingin diungkap dan dipecahkan adalah bagaimana bentanglahan atau lanskap kawasan Tamblingan sehingga daerah ini ideal untuk dijadikan sebagai lokasi hunian atau permukiman, ditunjang dengan bukti-bukti arkeologis untuk menguatkannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi lanskap di wilayah Tamblingan sehingga daerah ini dipilih sebagai kawasan hunian dimasa lalu. Metode Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, baik itu penelusuran sumber internet maupun beberapa jurnal cetak dan online yang mengulas mengenai Situs Tamblingan. Kawasan Tamblingan adalah dataran tinggi yang subur, morfologinya berupa deretan pegunungan dengan Danau Tamblingan sebagai kaldera tua yang berisi air hujan. topografinya juga bervariasi dan memungkinkan untuk digunakan sebagai permukiman. Dari hasil studi yang dilakukan terbukti bahwa kawasan Tamblingan merupakan wilayah yang memiliki lahan yang subur, selain itu juga hutan dan Danau Tamblingan menyediakan berbagai keperluan untuk menunjang kehidupan sehari-hari.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

SBA

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

"SANGKHAKALA" refers to the shell horns that blown regularly to convey certain messages. In accordance with the meaning, this journal expected to become an instrument in the dissemination of archaeological information to the public which is published on an ongoing basis. Berkala Arkeologi ...