Karyawan yang memiliki perilaku kerja inovatif mampu menciptakan, mempromosikan dan menerapkan ide-ide baru yang bermanfaat dalam peningkatan prosedur kerja, produk dan layanan. Beberapa penelitian membuktikan bahwa kepemimpinan transformasional signifikan memengaruhi munculnya perilaku kerja inovatif. Berbagi pengetahuan juga terbukti berpengaruh positif terhadap perilaku inovatif karyawan. Penelitian ini menguji pengaruh kepemimpinan transformasional dan peran berbagi pengetahuan terhadap perilaku kerja inovatif. Hipotesis pertama penelitian ini adalah ada pengaruh langsung kepemimpinan transformasional terhadap perilaku kerja inovatif. Hipotesis kedua adalah ada pengaruh tidak langsung kepemimpinan transformasional terhadap perilaku kerja inovatif dengan melalui berbagi pengetahuan sebagai variabel mediator. Responden penelitian sebanyak 270 orang karyawan Rumah Sakit X di Kota Surabaya. Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Alat pengumpul data dalam penelitian ini berupa kuesioner, yaitu kuesioner kepemimpinan transformasional yang diadaptasi dari MLQ form 5X-Short, perilaku kerja inovatif diadaptasi dari skala Inovative Work Behavior (IWB) dan berbagi pengetahuan diadaptasi dari skala knowledge sharing. Analisis data menggunakan teknik SEM-PLS dengan program SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan, positif, langsung dan tidak langsung terhadap perilaku kerja inovatif. Berbagi pengetahuan terbukti berperan sebagai pemediasi parsial.
Copyrights © 2021