Pemanfaatan air sebagai sumber daya alam dari energi terbarukan untuk pembangkit listrik adalah salah solusi alternatif untuk menggantikan kebutuhan bahan bakar fosil. Sebelum perancangan poros dan transmisi pada PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro), dilakukan studi potensi untuk mengetahui gambaran secara umum potensi air. Dicurug pelangi terdapat sungai yang yang memiliki air terjun, yang dapat dipotensikan untuk menghasilkan energi listrik. Namun air terjun saat ini digunakan sebagai destinasi wisata desa. Dari pengamatan dan perhitungan dengan menggunakan pelampung, dan luas penampang sungai diperoleh total debit air Q = 0,05 m3/s. Dari pengukuran juga didapat tinggi air terjun H= 22 m. Berdasarkan ketinggian dan debit jatuh air yang ada, dimensi utama pada turbin air adalah jenis pelton Mikrohidro sebagai pembangkit tenaga penggerak yang direncanakan. Hasil perhitungan untuk head efektif = 23,98 m, dengan debit air yang digunakan untuk memutarkanturbin. Daya yang diperoleh adalah 7,4 kW. Dari data tersebut direncanakan dimensi utama turbin pelton Mikrohidro dengan diameter roda D = 272 mm, jumlah bilah Z = 10 dengan 2 nosel, diameter poros d = 27,2 mm, dengan transmisi yang digunakan adalah V Belt dengan perbandingan 1:2. Dalam merancang poros dan transmisi pada turbin pelton ini air hanya diarahkan untuk meradiasi kesatu sisi, poros akan mengalami gaya aksial (yang sejajar denagan poros).
Copyrights © 2020