Penelitian ini berkenaan dengan Pola Akulturasi Islam dan Budaya Pompoura Masyarakat Suku Kaili Di Palu. Pompaura adalah salah satu budaya yang dilaksanakan oleh sekelompok masyarakat Suku Kaili (pelaku adat) yang ada di Kota Palu dalam rangka upacara tolak Bala’ yang mengandung arti menolak bahaya, malapetaka dan bencana yang akan terjadi, sedang terjadi dan telah terjadi untuk tidak terulang kembali. Dalam pelaksanaannya terjadi pergulatan antara kaidah ajaran Islam sebagai agama yang dianut oleh masyarakat kaili dengan kaidah lokal atau budaya yang dianut oleh masyarakat suku kaili. Sebelum masuknya agama–agama ke tanah Kaili termasuk Islam, masyarakat Kaili dikenal sebagai penganut animisme dan dinamisme. Pada akhirnya kebudayaan yang berbeda ini berbaur saling mempengaruhi antara budaya yang satu dan budaya yang lain. Sehingga, saat Islam sudah memiliki banyak pengikut dan legimitasi politik yang cukup besar, dengan sendirinya kebudayaan Islamlah yang lebih dominan dan melebur dalam satu kebudayaan dalam satu wajah baru. Unsur kebudayaan Islam itu di terima, diolah dan dipadukan dengan budaya Kaili. Karena budaya Islam telah tersebar di masyarakat dan tidak dapat di elakkan terjadinya pertemuan dengan unsur budaya Kaili, maka perubahan kebudayaan yang terjadi selama ini ada yang masih dapat menjaga identitas budaya Kaili yakni dengan akulturasi.
Copyrights © 2019