Iqra: Jurnal Ilmu Kependidikan dan Keislaman
Vol 14 No 1: Januari 2019

Pola Akulturasi Islam dan Budaya Pompaura pada Masyarakat Suku Kaili

Surni Kadir (Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Palu, Indonesia)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2021

Abstract

Penelitian ini berkenaan dengan Pola Akulturasi Islam dan Budaya Pompoura Masyarakat Suku  Kaili Di Palu. Pompaura adalah salah satu budaya yang dilaksanakan oleh sekelompok masyarakat Suku Kaili (pelaku adat) yang ada di Kota Palu dalam rangka upacara tolak Bala’ yang mengandung arti menolak bahaya, malapetaka dan bencana yang akan  terjadi,  sedang  terjadi  dan  telah  terjadi  untuk  tidak terulang kembali. Dalam pelaksanaannya terjadi pergulatan antara kaidah ajaran Islam sebagai agama yang dianut oleh  masyarakat kaili dengan kaidah lokal atau budaya yang dianut oleh masyarakat suku kaili. Sebelum masuknya agama–agama ke tanah Kaili termasuk Islam, masyarakat Kaili dikenal sebagai penganut animisme dan dinamisme. Pada akhirnya kebudayaan yang berbeda ini berbaur saling mempengaruhi antara budaya yang satu dan budaya yang lain. Sehingga, saat Islam sudah memiliki banyak pengikut dan legimitasi politik yang cukup besar, dengan sendirinya kebudayaan Islamlah yang lebih dominan dan  melebur dalam satu kebudayaan dalam satu wajah baru. Unsur kebudayaan Islam itu di terima, diolah dan dipadukan dengan budaya Kaili. Karena budaya Islam telah tersebar di masyarakat dan tidak dapat di elakkan terjadinya pertemuan dengan unsur budaya Kaili, maka perubahan kebudayaan yang terjadi selama ini ada yang masih dapat menjaga identitas budaya Kaili yakni dengan akulturasi.

Copyrights © 2019