Bayam hijau (Amaranthus hybridus L.) merupakan tumbuhan yang biasa ditanam untuk dikonsumsi daunnya sebagai sayuran hijau. Tumbuhan ini dikenal sebagai sayuran sumber zat besi yang penting. Berdasarkan tingkat potensial produksi bayam, produktivitas bayam di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mempertahankan produktivitas tanaman bayam tetap stabil ialah dengan penggunaan varitetas unggul. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus hingga September 2020 yang bertempat di Kelurahan Pucangan, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode petak tunggal. Berdasarkan hasil penelitian populasi By3 dan By7 memiliki nilai keragaman fenotip dan genetik yang rendah pada karakter tinggi tanaman, diameter batang, bobot segar tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang daun dan lebar daun. Populasi By3 dan By7 memiliki nilai keragaman fenotip dan genetik yang rendah pada karakter tinggi tanaman, diameter batang, bobot segar tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang daun dan lebar daun. Nilai keragaman rendah menunjukkan bahwa kedua populasi memiliki tampilan seragam secara fenotip maupun genetik.
Copyrights © 2021