Majalah Komunikasi Massa
Vol 2, No 1 (2021): MAJALAh SEMI ILMIAH POPULER KOMUIKASI MASSA

ANALISA FILM LONDON HAS FALLEN DARI SUDUT TEORI JARINGAN KOMUNIKASI

Ari Cahyo Nugroho (Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercubuana
BPSDMP Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI)



Article Info

Publish Date
25 Jun 2021

Abstract

Tulisan ini dilatar belakangi identifikasi fenomena mengenai teori jaringan sebagai bagian dari analisis jaringan komunikasi di dalam organisasi. Melakukan pengujian pola-pola interaksi untuk melihat siapa yang berkomunikasi dengan siapa. Bagaimana kelompok-kelompok hubungan komunikasi yang saling terhubung itu pada akhirnya membentuk keseluruhan jaringan organisasi. Hal ini karena tidak ada seorangpun yang berkomunikasi secara sama dengan semua anggota organisasi. Film merupakan salah satu dari The Big Five of Mass Media setelah surat kabar, majalah, radio, dan televisi. Film London Has Fallen adalah salah satu hasil dari media massa yang diproduksi dan berusaha mengkomunikasikan makna di dalamnya. Tulisan ini akan memfokuskan pada analisa Film London Has Fallen dari sudut Teori Jaringan Komunikasi. Dalam pembahasan terlihat dalam Film London Has Fallen, analisis jaringan juga dapat digunakan untuk menggambarkan aspek yang mempengaruhi kualitas jaringan yaitu informasi, pertemanan serta pengaruh. Sebuah mata rantai antara dua orang atau lebih. Mata rantai inilah yang nantinya akan membagi orang ke dalam kelompok dan menghubungkannya dengan organisasi. Dalam film ini, kita juga bisa menganalisis jaringan berdasarkan kualitas mata rantai yakni langsung dan tidak langsung, frekuensi dan stabilitas mata rantai, serta jumlah mata rantai antara individu dengan orang lain yang disebut sebagai tingkat pemisahan (degree of separation). Rekomendasi yang diberikan, dalam analisis jaringan komunikasi melihat fenomena mikro, menggambarkan struktur komunikasi dan posisi seorang aktor dalam struktur komunikasi tersebut.

Copyrights © 2021