Rendahnya pengembangan produk prospektif dalam agroindustri kelapa memerlukan adanya sistem yang mampu menentukan turunan produk baru berdasar inovasi dan kebutuhan pasar. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kebutuhan pengembangan sistem dan mendesain komponen yang menjamin implementasi sistem penentuan produk prospektif baik mulai dari merencanakan produk hingga hilirisasi agroindustri kelapa baru. Penyusunan analisis kebutuhan proses dilakukan menggunakan pendekatan Business Process Modeling dengan menentukan System Of Interest (SOI) berupa input, stakeholder, opportunities, roles, missions, objectives, resources, control, threats, internal control, proses rekayasa sistem dan output. Stakeholder dalam penentuan produk prospektif adalah konsumen, marketing, research and development. Ketiga stakeholder tersebut memiliki peran masing-masing diantaranya adalah konsumen memberikan informasi tentang produk yang diinginkan dan marketing melakukan survey kebutuhan konsumen tentang produk turunan kelapa yang diinginkan serta research and development melakukan desain formulasi. Tahapan desain dilakukan menggunakan metode yang digunakan untuk menentukan produk yang prospektif yaitu didasarkan pada Unified Modeling Language (UML) seperti use case, sequence, dan business process diagram serta desain formulasi dengan Fuzzy Analytical Hierarchy Processes (F-AHP). Penelitian ini telah berhasil menyusun komponen proses dan entitas dalam sistem hingga memberikan urutan prioritas produk yang dapat dikembangkan yaitu Dessicated Coconut (DC), coconut milk, Crude Nut Oil (CNO) dan virgin coconut oil (VCO).
Copyrights © 2020