YUDISIA : Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam
Vol 12, No 1 (2021): YUDISIA: Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam

Pemahaman Ayat Misogini dalam Al-Qur’an: (Analisis Terhadap Metode Penafsiran Muhammad Mutawalli al-Sya’rawi)

Zubaidi, Zubaidi (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Jun 2021

Abstract

Misogini in the Qur’an is an understanding of the verses of the Qur'an in Surah An-Nisa which contain various problems related to the relationship between men and women both as humans and as husband and wife in a household life or in social, cultural, and political life. Among the many issues concerning women, the inferiority (women as subordinates, inferior and not good), while men are superioritas (human superior, leader). The purpose of this study is to describe the views on household leadership, beatings of women, women's testimony and inheritance, by scholars and in particular by Al-Sya'rawi. The research method used is library research (library research) by examining the views or thoughts of Al-Sya'rawi on the misogyny verse in the Qur'an. The results in the study show that Al-Sya'rawi sees, understands the verses of the Qur'an that seem to be detrimental to women, actually not harming women, but as justice of Allah SWT. and for the benefit of the woman herself.Misogini dalam Al-Qur’an adalah pemahaman terhadap ayat Al-Qur’an dalam Surat An-Nisa yang memuat berbagai persoalan yang berkaitan dengan relasi antara laki-laki dan perempuan baik sebagai manusia maupun sebagai suami-istri dalam suatu kehidupan rumah tangga atau dalam kehidupan sosial, budaya, dan politik. Di antara sekian banyak isu tentang wanita adalah inferioritas (wanita sebagai manusia bawahan, rendah dan kurang baik), sedangkan pria merupakan superioritas (manusia atasan, pemimpin). Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pandangan tentang kepemimpinan rumah tangga, pemukulan terhadap wanita, kesaksian wanita dan warisan, oleh para ulama dan khususnya oleh Al-sya’rawi. Metode penelitian yang digunakan studi kepustakaan (library research) dengan menelaah pandangan atau pemikiran Al-Sya’rawi terhadap ayat misogini dalam Al-Qur’an. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa al-Sya’rawi melihat, memahami ayat-ayat Al-Qur’an yang kelihatannya merugikan wanita, sebenarnya bukan merugikan wanita, tapi sebagai keadilan Allah SWT dan untuk kemaslahatan wanita itu sendiri.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

Yudisia

Publisher

Subject

Religion Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Artikel yang diterima dan diterbitkan dalam Jurnal YUDISIA harus masuk dalam lingkup keilmuan bidang hukum dan hukum Islam. Bidang hukum mencakup (tapi tidak terbatas pada bidang) : hukum materiil dan formil, tinjauan hukum dari aspek politik, sosial, ekonomi, antropologi, psikologi. Bidang hukum ...