Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Bakso Cipluk merupakan suatu unit usaha mikro yang bergerak dalam produksi bakso sapi. Walaupun masih skala UKM, pemasarannya sudah luas bahkan hingga keluar daerah Cimahi. Permasalahan yang ditemui adalah ketika bakso harus dikirim ke tempat yang cukup jauh, sehingga berpotensi terjadi kerusakan pada bakso. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan sosialisasi penggunaan Sodium Tripolyphosphate (STPP) food-grade sebagai solusi perbaikan karakteristik produk sekaligus sebagai pengawet bakso. Metode kegiatan dilakukan dengan melakukan survey awal, kunjungan penjajagan kegiatan PPM, penggalian permasalahan dari UKM, pelaksanaan penyuluhan keamanan pangan dan sosialisasi penggunakan bahan pengawet bakso, penyuluhan penggunaan STPP food-grade sebagai bahan tambahan pangan untuk perbaikan karakteristik produk baso sekaligus pengawet. Kegiatan PPM ini terintegrasi dengan program KKN Unpad tahun 2018, yang melibatkan 6 orang mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan UNPAD. Hasil kegiatan PPM lebih difokuskan pada perbaikan karakteristik dan masa simpan produk baso, sedangkan kegiatan KKN lebih difokuskan untuk membantu UKM dari sisi promosi produk baik melalui media sosial (seperti Facebook, Instagram, dan Tweeter), pembuatan leaflet/brosur usaha, stiker, dan juga banner. Penggunaan STPP food-grade dapat menstabilkan warna dan tekstur, meningkatkan kekenyalan, dan menekan pertumbuhan bakteri pembusuk yang diharapkan mampu menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan umur simpan bakso. Kesimpulan dari kegiatan PPM ini dapat memberikan dampak positif pada UKM Bakso Cipluk, yaitu dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam proses produksi bakso, memecahkan masalah memperpanjang umur simpan bakso, dan meningkatkan pemasaran bakso melalui perbaikan promosi produk di media sosial dan media cetak.
Copyrights © 2021