Keterangan fa’il terdiri dari tiga bagian yang pertama fa’il tidak harus terletak secara langsung dibelakang fi’ilnya, kedua apabila fa’il terletak secara langsung dibelakang fi’ilnya, maka untuk fa’il yang muannats, fi’ilnya boleh berbentuk mufrad muannats atau mufrad mudzakkar, ketiga apabila fa’ilnya berupa jamak taksir, maka fi’ilnya boleh berbentuk mufrad mudzakkar atau mufrad muannats. Berbeda dengan na’ibul fa’il di jelaskan menjadi tiga bagian yaitu pertama ketentuan na’ibul fa’il mirip dengan ketentuan yang ada pada fa’il, kedua na’ibul fa’il tidak harus terletak secara langsung dibelakang fi’lnya, ketiga apabila na’ibul fa’il tidak terletak secara langsung dibelakang fi’ilnya, maka untuk na’ibul fa’il yang muannats, fi’ilnya boleh mufrad muannats atau mufrad mudzakkar dan keempat apabila na’ibul fa’ilnya berupa jamak taksir, maka fi’ilnya boleh berbentuk mufrad mudzakkar atau mufrad muannats.
Copyrights © 2020