Penelitian ini mengkaji tentang keterampilan vokasional pembuatan masker bengkuang. Tujuannya adalah untuk membuktikan model pembelajaran problem solving efektif digunakan dalam pembuatan masker bengkuang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pre-experimental dengan jenis one group pretest-posttes design. Populasi dalam penelitian ini lima orang siswa SMA tunarungu di SLB Luak Nan Bungsu. Teknik pengumpulan data adalah tes perbuatan berupa pretest untuk mengetahui kondisi awal siswa dalam pembuatan masker bengkuang selanjutnya diberikan pre-experimen dengan menggunkanan model pembelajaran problem solving dan dilanjutkan dengan memberikan posttes diolah dan dibandingkan dengan menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pada saat pretest yaitu 9,20 sedangkan nilai posttest di dapatkan hasil menjadi 20,20. Data di olah menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Tes diperoleh nilai Thitung = 15. Pada tabel uji wilcoxon, nilai kritis pada taraf kesalahan ( α ) 0,05 dan N = 5 adalah 0, didapat Ttabel = 0 maka Thitung = 15 > Ttabel = 0, oleh karena itu hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dapat diterima. Dengan demikian dapat disimpukkan bahwa model pembelajaran problem solving dapat meningkatkan keterampilan vokasional pembuatan masker bengkuang.
Copyrights © 2021