Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran problem based larning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas Vb MIN 2 Bantul pada materi hak dan kewajiban sebagai warga Negara. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Subyek penelitian ini adalah Siswa Kelas Vb MIN 2 Kabupaten Bantul. Pengambilan data dilakukan dengan melaksanakan pembelajaran dalam dua siklus. Analisis data dilakukan dengan menganalisis hasil evaluasi pembelajaran pada siklus l dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan prestasi belajar materi hak dan kewajiban sebagai warga negara pada Siswa Kelas Vb MIN 2 Bantul. Sebelum dilaksanakna penelitian, diadakan evaluasi pada materi hak dan kewajiban warga negara, sebagai studi pendahuluan. Dari hasil evaluasi pendahuluan diperoleh nilai rata-rata kelas 72,22 atau 27 % siswa telah memenuhi KKM yang ditetapkan. KKM yang ditetapkan adalah 75,00.Hasil evaluasi pelaksanaan pembelajaran pada siklus l, nilai rata-rata siswa mencapai 72,1. Dari 30 siswa, 16 siswa telah memenuhi KKM dan prosentasenya 53,34 %. Adapun yang belum memenuhi KKM ada 14 anak dan prosentasenya 46,66 %. Hasil evaluasi pada pelaksanaan pembelajaran siklus II, nilai rata-rata siswa mencapai 83,33. Dari 30 siswa 27 siswa telah memenuhi KKM dan prosentasenya 90 %, adapun siswa yang belum memenuhi KKM sebanyak 3 dan prosentasenya 10 %. Target keberhasilan pembelajaran kelas adalah nilai ratarata 75,00 dan sudah memenuhi KKM 80 %. Berarti bisa dikatakankeberhasilan penelitian telah tercapai.
Copyrights © 2020