Guru memegang peranan penting dalam mencari alternatif untuk mengatasi kecemasan atau kesulitan yang di hadapi siswa dalam belajar. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tentang menurunnya mutu pendidikan, khususnya dalam pendidikan matematika yaitu dengan menerapkan pembelajaran yang berfokus pada keterampilan tertentu. Upaya tersebut akan lebih merangsang keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Guru selalu berusaha untuk mencapai tujuan dalam setiap pembelajaran ,untuk mencapai tujuan itu usaha guru antara lain menggunakan berbagai model dalam pembelajaranya.Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan adalah model pembelajaran yang berbasis masalah.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran berbasis masalah dan menemukan factor penyebab guru memilih menggunakan model pembelajaran berbasis masalah.pendekatan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Penelitian ini di lakukan di MtsN 4 Jombang.Subyek dalam penelitian ini adalah salah satu guru yang sudah menggunakan model pembelajaran berbasis masalah di dalam mengajar.Data yang di peroleh adalah aktifitas guru mengajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan hasil wawancara dengan guru.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran berbasis masalah di MtsN 4 Jombang terlaksana dengan baik sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran berbasis masalah yang mencakup ;(a)orientasi siswa terhadap masalah,(b)mengorganisasi siswa untuk belajar,(c)membimbing penyelidikan individual dan kelompok,(d)mengembangkan dan menyajikan hasil karya,(e)menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.Faktor penyebab guru menggunakan model pembelajaran berbasis masalah meliputi;(a)Matematika adalah bersifat abstrak,(b)Penggunaan media yang kurang tepat,(c)siswa malu untuk bertanya kepada guru berkaitan dengan materi,(d)kurangnya minat dan motivasi siswa mengakibatkan siswa malas dalam belajar
Copyrights © 2020