Pentingnya melaksanakan penelitian tindakan kelas ini diawali oleh observasi nilai ulangan harian Bahasa Inggris di kelas IX-2 dengan nilai rata-rata kelas adalah 72,82 yang berarti bahwa masih di bawah ketuntasan kriteria minimal (KKM) yaitu sebesar ≥75, maka tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris kelas IX-2 melalui model pembelajaran tari bambu. Penelitian dilakukan pada siswa kelas IX-2 MTs Negeri 1 Medan semester genap 2019/2020 yang berjumlah 38 orang.Desain penelitian yang akan digunakan adalah model Kemmis dan Mc Taggart. Metode Pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, post-test, dan wawancara. Persentase hasil belajar siswa pada kegiatan pra-siklus ke siklus 1 mengalami peningkatan yang awalnya 63,28% menjadi 81,48% dengan hasil perolehan nilai N-gain sebesar 0,38 yang berarti peningkatan dalam kategori sedang. Kemudian hasil belajar dari siklus 1 mengalami peningkatan pada siklus 2 yaitu menjadi 86,28% dengan hasil perolehan nilai N-gain sebesar 328 yang berarti peningkatan dalam kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran tari bambu dapat meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris siswa kelas IX-2 MTsN 1 Medan Tahun Ajaran 2019/2020.
Copyrights © 2020