Penelitian ini bermaksud untuk memahami gagasan persfektif tokoh masyarakat tentang materi dan kebijakan pelaksanaan sistem pembelajaran pendidikan Moderasi Beragama di Kabupaten Sidrap dengan menggunakan metode Kualitatif lewat wawancara, Observasi Tokoh agama, adat, Pendidikan dan Tokoh Pemerintahan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan verstehen peneliti berupaya memposisikan diri diluar konteks sosial informan, yang berupaya untuk menggali gagasan tokoh masyarakat tentang pendidikan moderasi beragama. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat secara teoretis maupun praktis memperkaya fenomena ilmu kependidikan secara umum, dan ilmu pendidikan agama secara khusus. Hasil penelitian, Perspektif Tokoh Masyarakat tentang Pendidikan Moderasi Beragama diajarkan pada peserta didik untuk bersikap tidak terlalu kekanan dan tidak terlalu kekiri tapi berada di posisi tengah berdasarkan nilai agama, kearifan lokal dan budaya. Materi agama; Aqidah Akhlaq, Qur’an Hadis, SKI, Fiqh, dan Bahasa Arab sebagai dasar yang sama dipahami, dapat dijadikan bahan dalam menyusun kebijakan, sistem pembelajaran yang kompatibel.Materi yang bernuansa tradisi dan budaya lokal: Tradisi Mappadendang ,Maulid Nabi Saw, Isra’ Mi’raj, Buka puasa bubur 10 Muharram ke empat budaya dan Tradisi tersebut menjadi dasar dalam sistem pembelajaran Moderasi Beragama. Kurikulum sebagai pedoman dalam sistem pembelajaran intrakurikuler untuk mengintegrasi setiap mata pelajaran pada ekstrakurikuler dan muatan lokal, penerapan pendidikan nonformal diaplikasikan dengan metode ceramah. Materi agama sebagai strategi sistem pembelajaran untuk mengimplementasikan kearifan Lokal.
Copyrights © 2021