Latar Belakang: Kejadian stunting dapat meningkatkan beberapa risiko misalnya kesakitan dan kematian serta terhambatnya kemampuan motorik dan mental. Tujuan: Menganalisis faktor yang memengaruhi kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Perdagangan Tahun 2020. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan pendekatan case control study. Sampel penelitian berjumlah 100 orang. Analisis statistik menggunakan uji chi square dan regresi logistik pada taraf kepercayaan 95% (p<0,05). Hasil: Ada pengaruh pekerjaan ibu terhadap kejadian stunting (p= 0,004), tidak ada pengaruh pengetahuan terhadap kejadian stunting (p= 0,606), ada pengaruh keteraturan kunjungan ANC terhadap kejadian stunting (p= 0,000), ada pengaruh status ekonomi terhadap kejadian stunting (p= 0,029), dan tidak ada pengaruh pemberian ASI terhadap kejadian stunting (p= 0,116). Kesimpulan: Keteraturan kunjungan ANC merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kejadian stunting dengan nilai B (3,780)
Copyrights © 2020