Artikel ini disusun berdasarkan hasil penelitian yang mengungkapkan bias seksisme dalam pemberitaan event Asian Games 2018 di media daring Liputan6.com. Landasan teori yang digunakan ialah teori komodifikasi, teori gender, feminisme, dan representasi. Metode penelitian mencacu pada analisis wacana kritis Sara Mills, dengan subjek berita-berita yang dipilih secara purposive yang mengandung bias seksise. Hasil penelitian mengambarkan bahwa bias seksisme terjadi melalui representasi perempuan yang telah direduksi sedemikian rupa sehingga hanya membangun citra perempuan dan atlet perempuan sebagai objek estetik yang cantik saja. Perempuan dipilih, didefinisikan, kemudian dipajang sebagai objek dan tidak lagi bersesuaian dengan relevansi pemberitaan olahraga. Reduksi ini terjadi baik dalam teks, maupun dalam tampilan gambar visual.This article reveals sexist bias in reporting on the 2018 Asian Games event on the online media Liputan6.com. The theoretical basis used is the theory of commodification, gender theory and feminism and representation. The research method takes into account Sara Mills’s critical discourse analysis, with news subjects selected purposively with a sexual bias. The results of the study reveal that the bias occurs through the representation of women who have been reduced in such a way that they only construct female athletes as beautiful aesthetic objects. Women are selected, defined, and displayed as objects and it no longer corresponds to the relevance of sports reporting. This reduction occurs both in texts and in visual image displays.
Copyrights © 2021