Relativitas merupakan kata kunci yang menggambarkan irisan antara psikologi ulayat dan pendekatan penelitian kualitatif. Paradigma pendekatan kualitatif mengapresiasi keberagaman dan subjektivitas realitas, yang oleh hegemoni paradigma kuantitatif (positivisme) dianggap kurang ilmiah dan kurang ajeg. Saya mengkritisi perkembangan kualitas dan kuantitas studi kualitatif pada artikel-artikel yang diterbitkan di Jurnal Psikologi Ulayat: Indonesian Journal of Indigenous Psychology. Pada periode 2017–2020, jumlah artikel kualitatif pada jurnal ini menempati posisi yang sebanding dengan artikel dengan pendekatan lainnya. Meski jumlah yang sebanding ini menunjukkan minat dan persepsi yang positif terhadap pendekatan kualitatif, namun masih ada beberapa ruang perbaikan yang perlu dipikirkan untuk meningkatkan kualitas studi kualitatif. Dalam catatan editorial ini, saya mengedepankan beberapa argumen yang menekankan pentingnya mengintegrasikan tradisi kritik untuk membuat studi kualitatif lebih bermakna dan holistik dalam menggambarkan realita yang dikonstruksikan subjek penelitian.
Copyrights © 2021