UNICEF (United Nations International Children's Emergency Fund) tahun 2010 didapat data masih tingginya angka kejadian gangguan pertumbuhan dan perkembangan anakusia balita khususnya gangguan perkembangan motorik didapatkan 23,5 % per 5 juta anakmengalami gangguan Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui gambaran tumbuh kembang batita usia 0-3 tahun di Wilayah Kerja PuskesmasSumber Sari Bantul tahun 2018. Sampel dalam penelitian ini adalah anak batita usia 0-3 tahundi wilayah kerja puskesmas Sumber Sari Bantul. Teknik pengambilan sampel dalampenelitian ini menggunakan teknik non random sampling yaitu pengambilan sampel yangtidak didasarkan atas kemungkinan yang dapat diperhitungkan. Berdasarkan hasil penelitiandari 297 batita usia 0-3 tahun di wilayah kerja puskesmas Sumber Sari Bantul, status gizibatita berdasarkan BB/TB di peroleh hasil bahwa ada batita yang sangat kurus (1.0 %), batitakurus (1,0 %) dan status gizi batita berdasarkan lingkar kepala di peroleh hasil bahwa adabatita dengan lingkar kepala makrosefal (0,34 %), mikrosefal (3,03 %),batita yang mengalamigangguan perkembangan pada motorik kasar (0,34 %), sebanyak 138 batita yang berusia >18bulan dan tidak mengalami autisme (100 %). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwatumbuh kembang batita usia 0-3 tahun di wilayah kerja Puskesmas Sumber Sari Bantul dalamkategori normal walaupun ada bebrapa batita yang di curigai dengan gangguan. Saran untukibu yang mempunyai batita agar dapat meningkatkan pengetahuannya tentang faktor pengaruhtumbuh kembang anak, terutama dalam stimulasi dan status gizi agar pertumbuhan danperkembangan anak lebih optimal.
Copyrights © 2019