Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemaknaan dan asal-usul tenun Timor dari perspektif konseling multikultural, kedua mengkaji proses tenun Timor dari perspektif konseling feminis, kemudian yang ketiga mengembangkan proses menenun sebagai konseling imajinatif bagi perempuan Tolfe’u. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah deskriptif-analitis, dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara. Dalam teknik wawancara yang menjadi menjadi informan kunci adalah Kepala kelompok Tolfe’u dan para penenun Tolfe’u. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori imajinatif, konseling multikultural, dan konseling feminis. Dari hasil kajian asal-usul, pemaknaan dan proses ditemukan landasan filosofis dan nilai-nilai spiritual tenun Timor seperti gotong royong, dedikasi, perjuangan, ekologi, dan hidup yang menghidupkan. Artinya bahwa tenun yang dilakukan oleh perempuan Tolfe’u tidak sampai pada melestarikan budaya Timor saja namun sebagai bagian dari self healing dalam menyembuhkan luka-luka batin yang menjadi bagian dari konseling. Dari nilai spiritual tersebut yang pada proses tenun Timor selanjutnya akan digunakan sebagai pendekatan konseling imajinatif. Hasil
Copyrights © 2021