Pemetaan Mutu adalah memetakan mutu pendidikan pada satuan pendidikan berdasarkan SNP. Pemetaan mutu dilaksanakan melalui kegiatan evaluasi diri sekolah (EDS) berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Evaluasi Diri Sekolah dimulai dengan penyusunan instrumen, pengumpulan, pengolahan dan analisis data, hingga pembuatan peta mutu. Luaran dari pemetaan mutu adalah: peta capaian standar nasional pendidikan di satuan pendidikan, sebagai baseline, masalah-masalah yang dihadapi, dan rekomendasi perbaikannya. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan analisis kebutuhan pelatihan standar penilaian bagi guru ASN dan Non ASN di SMPN 4 Cibitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Penyebaran instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei tipe cross-sectional. Hasil penelitian menunjukan dari 45 guru sebanyak 1 orang (2,2%) masuk dalam kategori menuju SNP 1, lalu 7 orang (15,6%) masuk dalam kategori menuju SNP 2, sebanyak 24 orang (53,3%) masuk dalam kategori menuju SNP 3, dan ada 13 (28,9%) masuk dalam kategori menuju SNP 4 serta tidak ada guru yang masuk dalam kategori SNP. Guru ASN memperoleh nilai 4,49 (menuju SNP 3) dan guru Non ASN 4,34 (menuju SNP 3). Simpulan dari penelitian ini adalah pemenuhan standar penilaian pendidikan guru ASN dan Non ASN SMPN 4 Cibitung masih berada pada kategori menuju SNP 3 sehingga masih memerlukan peningkatan capaian Standar Penilaian Pendidikan melalui pelatihan
Copyrights © 2021