Penggunaan kontrasepsi hormonal hingga saat ini masih menjadi pilihan metode kontrasepsi yang populer di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingginya minat kontrasepsi hormonal dibandingkan kontrasepsi non hormonal. Desain penelitian ini adalah studi analitik komparatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur yang menggunakan kontrasepsi hormonal atau non hormonal, berusia di atas 30 tahun dan jumlah anak lebih dari 2. Dari hasil penelitian diketahui ada hubungan antara faktor pengetahuan (p value = 0,000), sikap ibu ( p value = 0,010), pendapatan (p value = 0,000) dan informasi KB (p value = 0,000) terhadap tingginya minat kontrasepsi hormonal dibandingkan kontrasepsi non hormonal. Sedangkan untuk faktor dukungan suami (p value = 0,980), tidak terdapat hubungan dengan minat kontrasepsi hormonal yang tinggi dibandingkan kontrasepsi non hormonal. Dapat disimpulkan bahwa lebih banyak faktor yang mempengaruhi pemilihan alat kontrasepsi hormonal dibandingkan kontrasepsi nonhormonal.
Copyrights © 2021