Jurnal Pendidikan dan Konseling
Vol. 3 No. 1 (2021): JPDK

Analisis Perbedaan Belajar Terhadap Siswa yang Berasal Dari Keluarga Broken Home

Nur Ermayani (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Nurhasela Nurhasela (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Lusi Marleni (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)



Article Info

Publish Date
09 Feb 2021

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh Kesulitan belajar pada anak yang tinggal dalam keluarga broken home. Tempat penelitian ini dilakukan di Universitas Pahlawan Bangkinang dan di SMAN 1 KUOK. Dengan sampel penelitian, subjek 1. Mahasiswa ini tidak memiliki keluarga utuh disebabkan karena salah satu orang tuanya meninggal (ayah). Subjek 2. Siswa broken home yang mana orang tuanya sudah bercerai. Metodologi penelitian ini berbentuk studi kasus yaitu suatu penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa ucapan (lisan). Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi, wawancara dan analysis dokumen. Subjek penelitian adalah dua anak yang hidup dalam keluarga broken home yang memiliki perbedaan prestasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan antara siswa yang berasal dari keluarga broken home, ada siswa yang berprestasi tinggi, berperilaku sangat baik dan siswa yang berprestasi rendah, berprilaku minim. Siswa yang berasal dari keluarga broken home memiliki minat belajar yang tinggi, mereka senang dengan materi pembelajaran yang ia sukai. Siswa yang memiliki minat belajar yang rendah, merasa tidak senang dengan kebanyakan materi pembelajaran, dia hanya fokus belajar jika materi yang di pelajari adalah materi yang paling dia senangi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perbedaan prestasi antara siswa yang berasal dari keluarga broken home. Ada siswa yang berprestasi tinggi dan ada siswa yang berprestasi rendah

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jpdk

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Other

Description

Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan ...