Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk bentuk kacang mete, variabel penggunaan bahan baku dan biaya produksi secara parsial berpengaruh nyata terhadap produksi kacang mete yang dihsilkan . Hal ini ditunjukan dengan hasil uji statistic dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan t-hit sebesar 2,064. Selanjutnya untuk faktor sosial identitas petani responden seperti umur, pengalaman, pendidikan dan jumlah anggota keluarga menunjukkan pengaruh tidak nyata terhadap produksi kacang mete yang dijual. Sedangkan untuk bentuk produk biji gelondong variabel luas lahan, tenaga kerja secara parsial berpengaruh terhadap produksi biji gelondong yang dihasilkan, dengan uji statistic signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dengan t-hit sebesar 2,306. Selanjutrnya untuk factor Biaya produksi Harga jual. Umur, Pengalaman, Pendidikan menunjukkan pengaruh tidak nyata terhadap produksi biji gelondong yang dihasilkan. Untuk pemasaran kacang mete lebih banyak di jual kepada pedagang pengumpul antar Kabupaten, sedangkan biji mete gelondongan lebih banyak dipasarkan ke Kota Bau-bau.
Copyrights © 2021