Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) merupakan salah satu metode pembelajaran inovatif yang dapat memberikan kondisi belajar aktif kepada siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi model pembelajaran berbasis masalah dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada kompetensi dasar Kebangkitan Bangsa Asia dan Afrika. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-April 2018, bertempat di SMA Negeri 1 Rote Barat Laut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas partisipan (PTK). Hasil penelitian menunjukan bahwa Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada pembelajaran Sejarah khususnya pada Kompetensi Dasar Kebangkitan Bangsa Asia dan Afrika bagi siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Rote Barat Laut. Hal ini dapat dilihat dari rata – rata berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada pembelajaran yang menerapkan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) pada siklus I sampai dengan siklus II yang mengalami peningkatan hingga mencapai indikator keberhasilan. Dengan demikian dapat sarankan bahwa Pembelajaran sejarah khususnya pada Kompetensi Dasar Kebangkitan Bangsa Asia dan Afrika dengan menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam belajar siswa.
Copyrights © 2021