JURNAL GIZI DAN KESEHATAN
Vol 8 No 20 (2016): JURNAL GIZI DAN KESEHATAN

FAKTOR RISIKO STUNTING PADA BALITA

Indri Mulyasari (Unknown)
Dwi Agnes Setiana (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Sep 2016

Abstract

Berdasarkan Riskesdas 2013, prevalensi stunting meningkat hingga 37,2%. Asupan protein yang kurang dan riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) dapat mempengaruhi pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan protein dan berat badan lahir rendah (BBLR) dengan stunting. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian berusia 36-59 bulan sejumlah 64 orang yang diambil menggunakan teknik proportional random sampling. Analisis bivariat menggunakan uji Spearman (a=0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari separuh subjek penelitian mengalami stunting, 12 (18,80%) sangat pendek dan 21 (32,80%) pendek. Sebagian besar asupan protein defisit, yaitu 28 (43,8%) defisit berat, 8 (12,5%) defisit sedang, dan 18 (28,1%) defisit ringan. Subjek penelitian sebanyak 20 (31,25%) balita memiliki riwayat BBLR dan 44 (68,75%) tidak BBLR. Asupan protein (r=0,753, p= 0,0001) dan BBLR (r=0,001, p=0,415) berhubungan bermakna dengan stunting. Disimpulkan bahwa asupan protein dan BBLR memiliki hubungan bermakna dengan stunting.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

JGK

Publisher

Subject

Humanities Decision Sciences, Operations Research & Management Materials Science & Nanotechnology Public Health Other

Description

Jurnal Gizi dan Kesehatan adalah terbitan berkala nasional yang memuat artikel penelitian (research article) di bidang gizi dan kesehatan. Jurnal Gizi dan Kesehatan diharapkan dapat menjadi media untuk menyampaikan temuan dan inovasi ilmiah di bidang gizi dan kesehatan kepada para praktisi di bidang ...