Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan diketahui bahwa radikal bebas dapatmenjadi penyebab sejumlah penyakit seperti kardiovaskuler, neurogeneratif, kanker dan lainsebagainya radikal bebas akan terhenti apabila reaktifitasnya diredam oleh senyawa yangbersifat antioksidan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek antioksidan dari ekstraketanol daun kelor (Moringa oleifera Lamk) menggunakan metode DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl) yang ditunjukkan dengan nilai ,Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni, dimana metode yangdigunakan adalah metode pengukuran serapan radikal DPPH (2,2-Diphenyl-1-picrylhydrazyl )tereduksi pada panjang gelombang 500 -525 nm, pada penelitian ini analisa data denganmenghitung nilai IC50. Konsentrasi ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera Lamk) adalah450 ppm, 600 ppm, dan 750 ppm. Dan konsentrasi vitamin E sebagai pembanding adalah 2ppm, 4 ppm dan 6 ppmHasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kelor (Moringa OleiferaLamk) memiliki kemampuan sangat lemah untuk menangkap radikal bebas ditunjukkandengan nilai IC50 363,75 ppm dibandingkan dengan vitamin E yang memiliki IC50 4,91 ppmyang termaksud dalam aktivitas antioksdian sangat kuat.
Copyrights © 2017