Kurangnya perhatian dan kasih sayang yang didapatkan oleh anak yang orangtuanya bercerai menyebabkan anak mencari perhatian dari orang lain salah satunya yaitu dengan berpacaran. Tujuan penelitian ini adalah melihat gambaran perilaku berpacaran pada anak usia Sekolah Dasar yang orangtuanya bercerai di Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling yaitu pemilihan subjek dan informan berdasarkan ciri-ciri yang memenuhi tujuan yang sudah ditetapkan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara. Subjek penelitian ini antara lain NM, MF, ND, dan IP yang merupakan anak Sekolah Dasar yang berpacaran dan orangtuanya bercerai. Hasil penelitian menunjukkan perilaku berpacaran yang dilakukan oleh masing-masing subjek penelitian sangat beragam mulai dari sentuhan fisik seperti berpegangan tangan, merangkul, berpelukan, mencium pipi, bahkan mencium bibir sampai menyentuh bagian tubuh pasangannya. Selain secara fisik juga secara verbal seperti mengungkapkan perasaan, saling berbagi cerita, memberi perhatian dan juga dalam bentuk memberikan materi ataupun hadiah.
Copyrights © 2021