Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran kematangan emosi pada pria yang mengalami gangguan penggunaan alkohol di Samarinda. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenolgi. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling, metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara mendalam dengan keempat subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kematangan emosional yang dimiliki subjek yang memiliki indikasi gangguan penggunaan alkohol kurang baik. Subjek yang diindikasi mengalami gangguan penggunaan alkohol kurang mampu mengendalikan kemarahannya, kurang bisa berempati kepada orang lain, kurang dalam melakukan penyesuaian diri dengan teman sebaya dan masih bergantung kepada orang lain dalam memenuhi kebutuhan- kebutuhannya seharihari. Dampak lain yang muncul dari penggunaan alkohol adalah keempat subjek kurang mampu melakukan kontrol diri serta bertanggung jawab dengan kuliahnya.
Copyrights © 2021