Daun Randu (Ceiba Petandra L) memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder flavonoid, fenolik, terpenoid, saponin, dan alkaloid daun mudanya mengandung fenol, alkaloid, tannin, saponin, phytate, oxalate, trypsin inhibitor dan hemagglutinin, senyawa yang diduga sebagai diuretik adalah flavonoid. Tujuan penelitian mengetahui ekstrak Daun Randu akan efektif untuk diuretik dengann variasi dosis sebagai pembanding.Penelitian di bagi menjadi 5 kelompok yaitu kontrol (-) Na CMC, kontrol (+) Furosemide, (P1) ekstrakdaun randu 1,36 mg, (P2) ekstrak daun randu 2,73 mg dan (P3) ekstrak daun randu4,10 mg.Uji keefektifan ekstrak daun randu terhadap diuretik dilakukan pada 25 ekor mencit jantan (Mus muscullus L.) selama 6 hari. Pengukuran volume urine pada setiap mencit dilkukan setiap 30 menit.Hasil yang diperoleh dianalisis dengan uji analys of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang bermakna/ berbeda signifikan dengan nilai signifikansi yaitu (0,000 < 0,05) antar kontrol (-), kontrol (+), P1,P2,danP3, ekstrak yang berefek diuretik paling baik adalah dosis ekstrak daun randu yang ke 2 sebanyak 2,73 mg.
Copyrights © 2020