Jurnal Ilmiah Pharmacy
Vol 5, No 1 (2018)

SENYAWA METABOLIT SEKUNDER DARI EKSTRAK DAUN KEDAWUNG (Parkia speciosa Hassk) DAN DAUN LAMTORO (Leucaena leucocephala (Lam) de Wit) MENGGUNAKAN METODE IDENTIFIKASI WARNA DAN PROFIL KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS

Densi Selpia Sopianti (Akademi Farmasi Al-Fatah Bengkulu)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2018

Abstract

Perkembangan  tentang  khasiat tanaman  obat  baik  di  dalam  maupun  luar negeri  berkembang  dengan  pesat.Penelitian  terhadap  berbagai  tanaman  yang berkhasiat  terus  dilakukan  seperti  tanaman  kedawung  (Parkia  speciosa Hassk)  dan lamtoro  (Leucaena  leucocephala (Lam)  de  Wit). Penggunaan  tanaman sebagai  obat sangat  berkaitan  dengan  kandungan  kimia  yang  terdapat  pada  tanaman  tersebut terutama  senyawa  metabolit  sekunder.  Tujuan  penelitian  ini  untuk  mengetahui senyawa  metabolid  sekunder  dari tanaman  kedawung  (Parkia  speciosa Hassk)  dan lamtoro (Leucaena leucocephala (Lam) de Wit) dan bagaimana profil Kromatografi Lapis  Tipis  (KLT)  dari  senyawa  yang  terkandung  di  dalamnya. Metode  yang digunakan  yaitu  maserasi  dengan  pelarut  etanol  70%,  maserat  yang  diperoleh diuapkan  di  atas Waterbath untuk  mendapatkan  ekstrak  kental.  Kemudian  ekstrak diuji  dengan  skrining  fitokimia  dan  di  uji  profil  kromatografi  lapis  tipis, menggunakan pembanding Alkaloid dengan Piperin, Flavonoid dengan Rutin, Tanin dengan  Katekin,  Saponin  dengan  Sapogenin. Hasil  yang  didapatkan ektrak  daun kedawung  (Parkia speciosa Hassk) dan  Lamtoro (Leucaena leucocephala (Lam) de Wit)  sama-  sama mengandung  alkaloid,  flavonoid,  saponin,  tanin  dan  steroid., sedangkan  profil Kromatografi  Lapis  Tipis mengandung  senyawa  kimia  alkaloid, tanin  dan  saponin.  Dengan  nilai  Rf  alkaloid  pada  ekstrak  kedawung  yaitu  0,98  dan lamtoro  0,98.  Rf  tanin  pada  ekstrak  kedawung  0,85  dan  lamtoro  Rf  nya  0,87, sedangkan saponin pada kedawung Rf nya 0,84 dan lamtoro Rf nya 0,87.

Copyrights © 2018