Indonesian Journal of Laboratory
Vol 4 No 1 Tahun 2021

Optimasi Konsentrasi Primer dan Suhu Annealing dalam Mendeteksi Gen Leptin pada Sapi Peranakan Ongole (PO) Menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR)

Retno Setyawati (Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada)
Siti Zubaidah (Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2021

Abstract

Polymerase Chain Reaction (PCR) adalah suatu teknik sintesis dan amplifikasi DNA secara in vitro. Teknik PCR dapat digunakan untuk mengamplifikasi segmen DNA dalam jumlah jutaan kali hanya dalam beberapa jam. Setiap gen mempunyai primer dengan konsentrasi dan suhu annealing yang berbeda, sehingga perlu dilakukan optimasi konsentrasi primer dan suhu annealing agar didapatkan komposisi dan kondisi PCR yang sesuai sehingga mendapatkan hasil PCR yang optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi primer gen Leptin yang menghasilkan produk PCR dengan band yang optimal dan suhu annealing sampel DNA sapi Peranakan Ongole yang menghasilkan produk PCR dengan band yang optimal. Penelitian ini menggunakan sampel darah sapi yang mengandung gen Leptin dengan ukuran produk PCR 467 bp. Penelitian ini sudah dilakukan optimasi variasi penggunaan konsentrasi primer dan suhu annealing. Penelitian ini menggunakan variasi konsentrasi primer 5μM dan 10 μM yang berasal dari primer stok 100μM, sedangkan suhu annealing PCR yang digunakan yaitu 56oC, 58oC, 60oC, dan 62oC yang dihitung berdasarkan (Tm-5)oC, dari rata-rata primer forward dan reverse. Produk PCR kemudian di elektroforesis dan dicek hasilnya pada UV transiluminator. Gambar hasil elektroforesis kemudian dibandingkan secara visual. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu produk PCR gen Leptin yang menghasilkan band yang optimal dihasilkan pada konsentrasi primer 10μM dan suhu annealing 58oC.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

ijl

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Mathematics Mechanical Engineering Medicine & Pharmacology Physics

Description

Jurnal ini bersifat open acces, bertujuan untuk membantu pengembangan profesi bagi Pranata Laboratorium Pendidikan Indonesia. Adapun ruang lingkupnya meliputi: 1. Bidang Agrokompleks dan Biologi, meliputi berbagai bidang disiplin ilmu, seperti kedokteran hewan, kehutanan, pertanian, peternakan, ...