JURNAL KESEHATAN: JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Vol 7 No 12 (2017): JURNAL KESEHATAN: JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCIES

PERBANDINGAN TEKNIK MASSAGE EFFLEURAGE (MENGGOSOK) DENGAN TEKNIK MASSAGE SHAKING (GONCANGAN) PADA SEGMEN TUNGKAI BAWAH TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM LAKTAT SETELAH LATIHAN FISIK ANAEROBIK

Abdul Syafei (Unknown)
Hardi Darmawan (Unknown)
Theodorus (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 Jun 2017

Abstract

Aktivitas fisik dengan intensitas tinggi dapat menyebabkan terjadinya peningkatan kadar asam laktatdalam darah maupun otot. Peningkatan kadar asam laktat, merupakan salah satu faktor penyebabterjadinya kelelahan. Untuk mengurangi kelelahan dilakukan dengan massage yang merupakanmanipulasi sederhana dengan mengusap tubuh yang sakit pada struktur jaringan lunak yang dapatmenenangkan serta mengurangi stress psikologis. Tujuan penelitian adalah untukmengetahui perbandingan teknik massage effleurage dengan teknik massage shaking terhadappenurunan kadar asam laktat setelah aktivitas fisik anaerobik. Penelitian uji klinik berpembandingdalam bentuk open lable dengan rancangan pretest-postest design. Subjek penelitian mahasiswa FKIPjurusan pendidikan olahraga universitas sriwijaya palembang berjumlah 51 responden yang memenuhikriteria inklusi, dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok teknik massage effleurage, kelompokteknik massage shaking, dan kelompok kontrol yang masing-masing kelompok berjumlah 17responden. Pada masing-masing kelompok dilakukan pemeriksaan laktat awal (pre test), kemudiansetelah aktivitas 5 menit dilakukan pemeriksaan kadar asam laktat (post test), dan dilakukanmassage pada kelompok perlakuan sedangkan kelompok kontrol tidak dilakukan massage. setelah 20menit dilakuan pemeriksaan kadar asam laktat (post massage). Hasil uji statistik menunjukkan nilairerata kadar asam laktat sebelum aktivitas pada kelompok teknik massage effluarage (menggosok)yaitu 3,406±0,96 sedangkan sesudah aktivitas yaitu 8,959±1,24. Rerata kadar asam laktat sebelumaktivitas pada kelompok teknik massage shaking (goncangan) yaitu 3,241±0,78 sedangkan sesudahaktivitas yaitu 8,276±0,77. Rerata kadar asam laktat sebelum aktivitas pada kelompok kontrol yaitu3,406±0,96 sedangkan sesudah aktivitas yaitu 8,959±1,24. Sedangkan pada kelompok setelahperlakuan teknik massage effluarage (menggosok) didapat nilai yaitu 3,800±1,07 dan pada teknikmassage shaking (goncangan) didapat nilai yaitu 4,065±0,56 hal ini menunjukkan bahwa tidak adaperbedaan bermakna antara teknik massage effluarage (menggosok) dengan teknik massage shaking(goncangan) dengan p value 0,416 (p>0,05). Dapat disimpulkan bahwa massage effleurage danmassage shaking sama-sama dapat menurunkan kadar asam laktat setelah aktivitas fisik anaerobik.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

multiscience

Publisher

Subject

Nursing Public Health

Description

Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences is a collection of health scientific articles. We regularly publish the issues in June and December. The journal accepts research-based papers, literature/health research regarding of pharmacy, nursing public science and midwifery. This journal ...