Abstract This paper uses a preventive maintenance approach in improving the performance reliability of critical boiler components at the Nagan Raya Steam Power Plant (PLTU Nagan Raya). PLTU currently has a strategic role in the electricity system in Indonesia, one of which is PLTU Nagan Raya, located in Aceh. In its implementation, PLTU Nagan Raya often experiences interference in its production system. The boiler is one part that often experiences interference, where corrective maintenance is one of the causes of the interference. Evaluation and performance improvement in terms of reliability is needed to minimize future failures. This research aims to determine the preventive maintenance time based on the reliability value of critical boiler components to increase the reliability value in the future. Preventive maintenance is a preventive activity before a machine breakdown occurs. The reliability value will be calculated in advance before the implementation of preventive maintenance. The implementation of preventive maintenance to increase the reliability of the nine critical components of the boiler obtained maintenance results ranging from 14 days to 47 days with a reliability value of 60%. Keywords: PLTU; Boiler; Reliability; Preventive Maintenance __________________________ Abstrak Artikel ini menggunakan pendekatan preventive maintenance dalam meningkatkan kinerja keandalan pada komponen kritis boiler di pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Nagan Raya. PLTU saat ini memiliki peran strategis dalam sistem ketenagalistirikan di Indonesia, dan salah satunya yaitu PLTU Nagan Raya yang terdapat di Aceh. Pada pelaksanaannya, PLTU Nagan Raya sering mengalami gangguan pada sistem produksinya. Boiler merupakan salah satu bagian yang sering mengalami gangguan, di mana pemeliharaan korektif menjadi salah satu penyebab terjadinya gangguan. Evaluasi dan peningkatan kinerja dalam hal keandalan diperlukan untuk meminimalkan kegagalan di masa mendatang. Tujuan penelitian ini untuk menentukan waktu perawatan preventif berdasarkan nilai keandalan pada komponen kritis boiler untuk meningkatkan nilai keandalan di masa yang akan datang. Preventive maintenance merupakan kegiatan pencegahan sebelum terjadinya gangguan atau kerusakan pada mesin. Nilai keandalan akan dihitung terlebih dahulu sebelum diterapkannya preventive maintenance. Hasil implementasi preventive maintenance dalam usaha peningkatan keandalan pada sembilan komponen kritis boiler didapatkan hasil pemeliharaan mulai dari 14 hari hingga 47 hari dengan perolehan nilai keandalan 60%. Kata Kunci: PLTU; Boiler; Keandalan; Preventive Maintenance __________________________
Copyrights © 2021