Kebijakan strategis sumber air baku untuk memenuhi laju kebutuhan air Regional Provinsi Jawa Barat salah satunya akan dipasok dari waduk Jatigede di sungai Cimanuk DAS Cimanuk. Untuk itu perlu diketahui pola operasi waduk optimal agar waduk Jatigede dapat memenuhi laju kebutuhan air baku minum domestic untuk daerah Kabupaten Cirebon dan Indramayu sebesar 3.500 l/det. Sebelum dilakukan optimasi pola operasi waduk harus diketahui terlebih dahulu model prakiraan debit waduk Jatigede. Model prakiraan debit waduk Jatigede yang digunakan adalah model kontinu korelasi spasial hujan-debit dan model Chain-Markov dengan debit yang digunakan adalah debit bulanan stasiun Leuwigoong, Bojongloa dan Leuwidaun. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai korelasi antara debit yang masuk ke waduk Jatigede (inflow) histroris dengan debit inflow prakiraan untuk model korelasi spasial hujan-debit adalah 0,933, sedangkan untuk model Chain-Markov adalah 0,797. Nilai korelasi yang mendekati nilai 1 menunjukkan hubungan yang kuat dan linier antara debit historis dengan debit prakiraan, sehingga model dapat dikatakan layak untuk memprakirakan debit inflow waduk Jatigede. Debit hasil prakiraan model selanjutnya dapat digunakan pada simulasi pengelolaan waduk optimal, agar waduk dapat memenuhi laju permintaan air didownstream dan meminimalisir air yang terbuang melalui saluran pelimpah air (spillway).
Copyrights © 2020