Permasalahan terkait pengobatan merupakan suatu kondisi dalam penatalaksanaan terapi pasien yang dapat menyebabkan, atau memiliki potensi yang menyebabkan tidak tercapainya hasil terapi yang optimal.Salah satu permsalahanterkait obat yaitu interaksi obat.Adanya interaksi obat dengan obat lainnya dapat menyebabkan tidak tercapainya efek terapi atau dapat menimbulkan efek samping. Walaupun efek samping dapat terjadi karena faktor individu, penyakit, atau obat. Oleh karena itu dilakukan identifikasi untuk melihat gambaran potensi interaksi obat pada resep spesialis penyakit dalam di salah satu apotek di Kota Bandung. Resep dari dokter spesialis penyakit dalam diambil dari salah satu apotek di kota Bandung pada bulan Mei-Agustus 2020. Setiap resep dilakukan analisis terkait interaksi obat dengan menggunakan software Interactions Checker pada drugs.com yang dapat diakses secara online yang kemudian diklasifikasikan menjadi 3 kategori yaitu major, moderate, dan minor. Hasil yang didapatkan yaitu dari 974 resep terdapat 31,83 % potensi interaksi dengan 123 interaksi major, 168 interaksi moderate dan 19 interaksi minor.Obat yang paling banyak ditemukan memiliki interaksi yaitu rifampisin dan pirazinamid. Kombinasi tersebut dapat meningkatkan risiko hepatotoksik sehingga penggunaannya perlu dilakukan pemantauan terhadap fungsi hati.
Copyrights © 2021