Kurangnya kemampuan persepsi yang dialami oleh orang tunanetra menyebabkan tunanetra kesulitan untuk mengetahui objek yang berada di sekelilingnya. Untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut, maka pada penelitian ini dirancang sebuah alat bantu mobilitas tunanetra menggunakan sensor ultrasonik. Sensor ultrasonik bekerja untuk menghitung waktu pengiriman dan penerimaan gelombang ultrasonik. Nilai selisih tersebut akan diolah menggunakan mikrokontroler sehingga menghasilkan keluaran dalam satuan jarak. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan sebuah produk Tongkat Cerdas untuk Tunanetra, yang dapat digunakan untuk memeriksa sehingga menghasilkan notifikasi ketika tongkat ada suatu hambatan. Komponen yang digunakan untuk mewujudkan tongkat cerdas untuk tunanetra diantaranya, sensor HC-SR04, Arduino Pro Mini, motor getar DC, buzzer, dan baterai lithium-ion (Li-Ion). Hasil pengujian yang menunjukkan bahwa tongkat cerdas untuk tunanetra dapat bekerja dengan baik untuk mendeteksi getaran sehingga memberikan notifikasi untuk sensor depan dan bawah. Hal ini dibuktikan oleh hasil pengujian sensor yang dapat membaca jarak sesuai dengan jarak sebenarnya dengan kesalahan maksimal sebesar 1cm. Pembacaan tegangan pada notifikasi getaran yang dihasilkan memiliki nilai yang berdekatan dengan nilai tegangan PWM yang diberikan. Buzzer pada notifikasi baterai lemah akan aktif saat nilai hasil membaca bernilai kurang dari 3 volt. Hasil pengujian yang menunjukkan bahwa tongkat cerdas untuk tunanetra dapat bekerja dengan baik untuk mendeteksi getaran sehingga memberikan notifikasi untuk sensor depan dan bawah. Hal ini dibuktikan oleh hasil pengujian sensor yang dapat membaca jarak sesuai dengan jarak sesungguhnya dengan kesalahan maksimal sebesar 1cm. Pembacaan tegangan pada getaran getaran yang dihasilkan memiliki nilai yang berdekat dengan nilai tegangan PWM yang diberikan. Buzzer pada notifikasi baterai lemah akan aktif saat nilai hasil pembacaan tegangan bernilai kurang dari 3 volt. Hasil pengujian yang menunjukkan bahwa tongkat cerdas untuk tunanetra dapat bekerja dengan baik untuk mendeteksi getaran sehingga memberikan notifikasi untuk sensor depan dan bawah. Hal ini dibuktikan oleh hasil pengujian sensor yang dapat membaca jarak sesuai dengan jarak sebenarnya dengan kesalahan maksimal sebesar 1cm. Pembacaan tegangan pada getaran getaran yang dihasilkan memiliki nilai yang berdekat dengan nilai tegangan PWM yang diberikan. Buzzer pada notifikasi baterai lemah akan aktif saat nilai hasil membaca bernilai kurang dari 3 volt. Pembacaan tegangan pada getaran getaran yang dihasilkan memiliki nilai yang berdekat dengan nilai tegangan PWM yang diberikan. Buzzer pada notifikasi baterai lemah akan aktif saat nilai hasil membaca bernilai kurang dari 3 volt. Pembacaan tegangan pada notifikasi getaran yang dihasilkan memiliki nilai yang berdekatan dengan nilai tegangan PWM yang diberikan. Buzzer pada notifikasi baterai lemah akan aktif saat nilai hasil membaca bernilai kurang dari 3 volt.
Copyrights © 2021