Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan teknik scaffolding dan yang diajar tanpa menggunakan teknik scaffolding ditinjau dari kemandirian belajar. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan random class.Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes kemampuan komunikasi matematis siswa berbentuk tes uraian, dan angket kemandirian belajar. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif statistik dan analisis inferensial dengn uji hipotesis menggunakan Uji ANAVA dengan RAK dan Uji t Beda Dua Rataan dari data N-Gain kemampuan komunikasi matematis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Secara signifikan terdapat peningkatan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang diajar dengan teknik scaffolding lebih tinggi daripada siswa yang diajar tanpa teknik scaffolding, (2) Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan teknik scaffolding dan yang diajar tanpa teknik scaffolding ditinjau dari kemandirian belajar.
Copyrights © 2020