JURNAL AGROSAINS : Karya Kreatif dan Inovatif
Vol 3 No 2 (2016): Desember 2016

POTENSI KEHILANGAN GABAH PADA PERIODE PEMANENAN AKIBAT TRADISI “NGASAK” STUDI KASUS KABUPATEN BOJONEGORO

lailyagustina rahmawati (Universitas Bojonegoro)



Article Info

Publish Date
26 Dec 2016

Abstract

Tradisi ngasak telah berkembang sejak zaman dahulu, khususnya di Pulau Jawa, termasuk salah satunya di Kabupaten Bojonegoro. Penelitian Nurani L.S. (2012) menyebutkan bahwa ibu yang memiliki anak kelahiran tahun 1920 telah mengajarkan anak perempuan mereka untuk ngasak jika sawah yang mereka miliki belum panen. Faktor kehilangan gabah saat ini hanya dihitung berdasarkan faktor internal saja, sedangkan faktor eksternal yaitu faktor luar yang tidak berkaitan langsung dengan proses pemanenan, termasuk di dalamnya factor tradisi ngasak, belum dipertimbangkan. Tujuan penelitian ini adalah menghitung potensi kehilangan gabah pada tahap pemanenan di setiap hektar lahan akibat aktivitas ngasak. Penelitian ini menggunakan Metode Survey Analitis yang merupakan metode investigasi dalam pengumpulan data, dimana data yang dikumpulkan merupakan data kuantitatif yang membutuhkan analisis statistik. Penghitungan kehilangan gabah dilakukan dengan menghitung rerata jumlah pengasak dikalikan rerata hasil ngasak per lahan yang kemudian dikonversi dalam luasan hektar. Hasil penelitian menunjukkan jumlah kehilangan gabah rata-rata per hektar 343 kg/Ha, dan potensi kehilangan gabah bisa mencapai 523 kg/Ha.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

agrosains

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

JURNAL AGROSAINS : Karya Kreatif dan Inovatif OF AGROSAINS: Creative and Innovative Works are Electronic and Print Journals. This journal publishes scientific articles both from research results and innovations from upstream to downstream in various fields of science including: Agrotechnology ...