Museum Lampung merupakan salah satu tempat pelestarian, perlindungan, pemeliharaan, dan pemanfaatan benda cagar budaya di Provinsi Lampung. Sampai dengan tahun 2019, Museum Lampung telah mengelola sepuluh jenis koleksi dengan total koleksi hampir mencapai 5000 koleksi. Koleksi benda cagar budaya atau artefak memiliki sifat rapuh dan tidak dapat diperbaharui. Perubahan atau kerusakan yang terjadi pada artefak pun bahkan tidak dapat dihindari, beberapa faktor penyebab kerusakan terhadap artefak antara lain kondisi lingkungan yang tidak ideal, dan kontak fisik secara langsung. Mengingat sifat artefak yang rapuh, rentan terhadap perubahan, kerusakan, dan tidak dapat diperbaharui, hal ini harus menjadi perhatian penting bagi Museum Lampung untuk tetap menjaga keutuhan informasi artefak tersebut. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menjaga informasi koleksi artefak adalah dengan melakukan digitalisasi dalam bentuk citra. Penelitian ini bertujuan untuk mendigitalkan koleksi artefak pada Museum Lampung. Sasaran penelitian ini untuk menghasilkan citra 3D koleksi artefak jenis arkeologika. Penelitian ini menggunakan teknik fotogrametri jarak dekat untuk pengambilan citra koleksi artefak. Hasil fotogrametri jarak dekat yaitu berupa foto digital dari berbagai sisi artefak, selanjutnya foto-foto akan diproses lebih lanjut menggunakan grafik komputer dan menghasilkan model 3D yang sama dengan bentuk fisik artefak.
Copyrights © 2021