Jurnal Penjaminan Mutu
Vol 7, No 2 (2021)

PEMAHAMAN AJARAN TAT TWAM ASI SEBAGAI PEDOMAN DALAM UPAYA PENINGKATAN MAWAS DIRI DI ERA PANDEMI COVID-19

Rach Suarjaya, I Ketut Budi (Kepegawaian UHN Sugriwa Denpasar)



Article Info

Publish Date
03 Sep 2021

Abstract

Peran Tat Twam Asi sangatlah penting bagi kehidupan yang harmonis dan damai. Dari lingkup yang paling kecil dalam sebuah keluarga hingga lingkup yang lebih besar, yaitu dalam sebuah negara, bahkan di dunia. Kehidupan yang damai tidak mungkin dapat diwujudkan tanpa adanya toleransi yaitu sikap saling menghormati, menghargai, memahami, maupun saling menerima adanya perbedaan yang ada. Karena perbedaan adalah sebuah keniscayaan yang tidak dapat kita hindari. Susastra Suci Weda mengajarkan tentang sebuah nilai yang dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya mewujudkan kehidupan yang rukun dan damai. Sebuah nilai luhur yang harus dilestarikan dan patut kita tumbuh suburkan dalam sikap hidup keseharian kita. Ajaran Tat Twan Asi merupakan dasar dari Tata Susila Hindu di dalam usaha untuk mencapai perbaikan moral. Susila adalah tingkah laku yang baik dan mulia untuk membina hubungan yang selaras dan seimbang serta rukun di antara sesama. Sebagai landasan dalam membina hubungan yang selaras, maka kita dapat mengimplementasikan ajaran Tat Twan Asi ini dengan dengan beberapa cara: 1) Melakukan perbuatan yang sesuai dengan ajaran agama maupun norma yang berlaku dalam masyarakat yang timbul dari hati kita sendiri (bukan merupakan paksaan). 2) Bertanggung jawab atas segala tindakan yang kita lakukan. 3) Lebih mendahulukan kepentingkan bersama dari pada kepentingan pribadi.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

JPM

Publisher

Subject

Education Social Sciences

Description

Jurnal Penjaminan Mutu dengan ISSN cetak 2407-912X (SK no. 0005.122 /JI.3.2./SK.ISSN/ 2015.01 - 30 Januari 2015, mulai edisi Vol. 1, No. 1, Februari 2015) dan ISSN online 2548-3110 (SK no. 0005.25483110 /JI.3.1/SK.ISSN/ 2016.11 - 29 November 2016, mulai edisi Vol. 3, No. 1, Februari 2017) yang ...