Literasi lingkungan merupakan kemampuan individu dalam memahami dan menafsirkan kondisi lingkungan, dari hasil pemahaman dan penafsiran tersebut maka individu dapat memutuskan tindakan yang tepat dalam mempertahankan, memulihkan serta meningkatkan kondisi lingkungaan hidup. Perkembangan teknologi berupa gadget memberikan pengaruh negatif terhadap kemampuan peserta didik dalam memahami literasi lingkungan hidup. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu metode deskriptif pemberian instrument pretest-posttest untuk mengetahui tingkat pemahaman literasi lingkungan peserta didik di Ponpes Al-Istiqomah Telagawaru. Sosialisasi dan diskusi yang dilakukan memperlihatkan perbedaan signifikan terhadap pengetahuan peserta didik sebelum diberikan materi dan sesudah diberikan materi, hasil post-test pada item kepedulian terhadap lingkungan rata-rata sebesar 4,12 dikategorikan “Baik” sedangkan nilai literasi lingkungan item pengetahuan tentang lingkungan hidup, penerapan pengetahuan lingkungan hidup dan karya dalam pengelolaan lingkungan hidup rata-rata post-test sebesar 4,7 dikategorikan “Sangat Baik”
Copyrights © 2021