Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan, dan mendeskripsikan ketidakadilan tokoh perempuan Tiongkok pada masa itu. Latar belakang penelitian ini beranjak dari ketertarikan terhadap karya sastra yang berlatar perjuangan kaum perempuan pada masa perang tahun 1937, kaum perempuan di Nanjing mengalami ketidakadilan yang disebabkan oleh para tentara Jepang yang sedang menjajah kota mereka. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori feminisme radikal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Sumber data diambil dari film Jīnlíng Shísān Chāi yang disutradarai oleh Zhang Yimou dan dirilis pada 16 Desember 2011. Berdasarkan hasil penelitian penelitian dapat disimpulkan bahsawannya dalam film Jīnlíng Shísān Chāi terdapat ketidakadilan tokoh perempuan Tiongkok pada masa Kota Nanjing dijajah oleh Jepang pada tahun 1937. Kaum perempuan Nanjing keadaannya sangat memperihatinkan. Mereka mengalami ketidakadilan yang menyebabkan trauma yang mendalam. Para perempuan berjuang untuk hidup mereka sendiri dengan cara apapun. Bahkan mereka mempertaruhkan nyawanya demi perempuan lainnya.
Copyrights © 2021