Latar Belakang: COVID-19 merupakan penyakit yang saat ini menjadi perhatian dunia karena angka kejadiannya yang terus meningkat secara fantastis. Dampak dari pandemi COVID 19 saat ini menimbulkan banyak kerugian terutama bagi masyarakat menengah kebawah seperti halnya gangguan kesehatan fisik, kesenjangan ekonomi, kesenjangan sosial dan gangguan mental (Wang et al. 2020). Gangguan mental yang terjadi pada pandemi COVID-19 ini ialah kecemasan, ketakutan, stress, depresi, panik, kesedihan, frustasi, marah, serta menyangkal (Huang et al. 2020). Terdapat konflik situasi pada perawat selama pandemi adalah isu logistik yang berhubungan dengan ketersediaan alat pelindung diri (APD) Perawat menghadapi berbagai kesulitan dalam pekerjaannya, misal kelebihan beban kerja, kesalahan perawatan, citra perawat yang tidak stabil, penurunan motivasi kerja, dan ketidaknyamanan bekerja. Tujuan: penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Strategi Coping pada Caregiver Formal terhadap Pasien Yang Didiagnosis COVID-19 Di RSU Siti Hajar Medan. Sampel: penelitian terdiri dari 2 perawat yang merawat pasien yang didiagnosis COVID-19. Metode: penelitian kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi, yaitu mengungkap, mengkaji, dan memahami suatu fenomena dan konteksnya yang unik dan unik yang dialami individu yang bersangkutan. Sumber utama data diperoleh dengan wawancara. Analisis data adalah analisis tematik (analisis tematik), untuk menemukan pola atau tema yang diperoleh dari data atau informasi pada saat wawancara dan mengungkap tema yang muncul melalui teknik pengkodean. Pada penelitian ini didapatkan kesimpulan bahwa kedua subjek memiliki strategi coping yang cukup baik dan kurang baik. Kedua subjek cenderung mampu mengatasi stres yang dihadapinya sebagai caregiver formal, cenderung mampu mengatasi dan memenuhi strategi koping pada coping fokus masalah dan koping berfokus emosi serta strategi yang digunakan untuk mengatasi stresor maka individu akan diatasi dengan mempelajari cara-cara khusus atau keterampilan-keterampilan baru. Coping in Emotion Focused Coping (EFC) dimana konsep ini terdiri dari jarak, Self-Control, Accepting Responsibility, Escape-Avoidance, Positive Reappraisal dimana kedua subjek memiliki perbedaan dalam strategi ini. Strategi ini digunakan untuk mengatur respons emosional terhadap stres.Â
Copyrights © 2021