PRIMER (Prima Medical Journal)
Vol. 5 No. 2 (2020): Edisi Oktober

Gambaran Diagnostik Dan Penatalaksanaan Pasien Anak Demam Berdarah Dengue Rawat Inap Di Rumah Sakit Royal Prima Medan

Suhartina Suhartina (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Nov 2020

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh Virus dengue dari kelompok Arbovirus B, yaitu Arthropod-Borne Virus atau virus yang disebabkan oleh artopoda. Virus ini termasuk genus Flavivirus dari famili Flaviviridae. Ada 4 serotipe, yaitu DEN-1,DEN-2, DEN-3 dan DEN-4. Di Indonesia penyakit DBD masih merupakan masalah kesehatan karena masih banyak daerah yang endemik. Untuk mengetahui gambaran diagnostik dan penatalaksanaan pasien anak DBD rawat inap di Rumah Sakit Royal Prima Medan tahun 2015, telah dilakukan penelitian dengan desain studi kasus, bersifat deskriptif, dan retrospektif. Besar sampel100 data rekam medis pasien yang diambil secara purposive. Ditemukan umur termuda 1 tahun, dan umur tertua 17 tahun. Sex ratio = 143,9%.Kelompok umur terbanyak (3-4 tahun). Keluhan utama demam tinggi (96%), mimisan (3%), dan muntah darah (1%). Keluhan tambahan mual (30%), mual+muntah (28%), sakit kepala dan muntah masing-masing 8%. Pemeriksaan fisik inspeksi konjungtiva, hidung, kulit, gusi (dalam batas normal) (60%), ruam makulopapular (29%), gusi berdarah dan epistaksis+ruam makulopapular masing-masing 3%, palpasi abdomen nyeri tekan (49%), normal (46%), dan hepatomegali (5%), perkusi paru pada dinding thorax, normal (97%) dan suara redup (3%), auskultasi paru pada dinding thorax, normal (99%) dan melemah (1%). Pemeriksaan penunjang trombosit, trombositopenia (53%), normal (45%) dan trombositosis (2%), hematokrit normal (34%) dan hemokonsentrasi (66%), leukosit normal (39%), leukopenia (61%), hemoglobin normal (99%)dan anemia (1%), eritrosit normal (100%). Penatalaksaan cairan, Ringer Laktat (89%), Asering (7%) dan NaCl (3%). Medikamentosa, paracetamol (25%), paracetamol+ranitidin+ceftriaxone (12%), novalgin dan paracetamol+ranitidin masing-masing 10%. Lama rawatan, maksimum 11 hari, minimum 2 hari dengan rata-rata 4 hari. Keadaan sewaktu pulang, sembuh (79%) dan pasien berobat jalan (21%). Komplikasi, tidak ada. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kelompok umur 1-2 tahun pada anak laki-laki sudah terdapat kasus DBD sedangkan pada perempuan mulai ditemukan pada kelompok umur 3-4 tahun.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

PRIMER

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Anestesiologi Anti-Aging Medicine Biokimia Biologi Sel dan Molekuler Biomedik Dermatologi dan Venerologi Epidemiologi Farmasi/Farmakologi dan Toksikologi Forensik Geriatrik Histopatologi Ilmu Bedah Ilmu Kesehatan Anak Ilmu Penyakit Dalam Ilmu penyakit Saraf Ilmu Penyakit THT Kedokteran Komunitas ...