TARBIYATUNA
Vol 14 No 2 (2021): AGUSTUS

Perbandingan Pemikiran Ibnu Khaldun dan Al-Ghazali tentang Pendidikan Islam dan Relevansinya Terhadap Pendidikan dI Indonesia

Shirley Khumaidah (Unknown)
Rachma Nika Hidayati (Unknown)



Article Info

Publish Date
15 Aug 2021

Abstract

Ibnu Khaldun dan al-Ghazali adalah dua pemikir Islam yang sangat masyhur dikalangan masyarakat luas, dari pemikir muslim sampai non muslim. Pemikiran Ibnu Khaldun yang tertuang dalam kitabnya, yaitu Muqaddimah banyak menjadi referensi orang-orang dalam menetapkan sistem pendidikan Islam yang ideal. Corak pemikirannya yang mengalami percampuran antara al-Ghazali dan Ibnu Rusyd membuatnya mempunyai pemikiran baru yaitu rasionalisti-sufistik. Dalam pemikiran tersebut Ibnu Khaldun secara proporsional mendudukan wahyu sama atau setara dengan rasio. Kemudian, pemikiran-pemikiran al-Ghazali yang telah dituangkan di setiap karyanya, membuat banyak pemikir lainnya baik muslim maupun non muslim menjadikannya rujukan dan juga menerjemahkan karyanya dalam bahasa mereka. Corak pemikirannya yang berupa sufistik banyak mempengaruhi karya-karyanya juga mempengaruhi pemikirannya tentang pendidikan yang ideal menurutnya. Kedua pemikiran tokoh tersebut jika dikaitkan dengan pendidikan Islam di Indonesia baik di madrasah-madrasah negeri ataupun di pondok pesantren masih memiliki kesesuaian serta hubungan. Hal tersebut dikarenakan para guru-guru atau kyai di Indonesia juga menggunakan dasar pemikiran dua tokoh tersebut dalam mendidik murid atau santrinya.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

tarbiyatuna

Publisher

Subject

Education

Description

Tarbiyatuna adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel tentang pendidikan Islam, pendidikan Agama Islam dan bahkan manajemen Pendidikan Islam. Dimaksudkan sebagai wahana pemikiran kritis dan terbuka bagi semua kalangan baik akademisi, agamawan, intelektual, mahasiswa dengan spesifikasi kajian ...