Karakter religius sangatlah diperlukan oleh para remaja untuk menghadapi degradasii moral. Agar nantinya mereka dapat berperilaku dengan apa yang sudah diajarkan dan ditetapkan dalam agama. Bimbingan konseling berbasis Al-Qur’an hadir untuk membantu dalam menyelesaikan persoalan yang ada, dengan berlandaskan dan berpedoman pada Al Qur’an. Artikel ini bermaksud untuk membentuk karakter yang religius. sesuai dengan apa yang di ajarkan .dalam Al Qur’an. Metode yang digunakan pada penelitian ini berbentuk kajian pustaka (library research). Data-data dikumpulkan melalui penelitian-penelitian dan buku yang relevan yang telah dipublikasikan sebelumnya dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. Hasil penelitian dijabarkan dalam narasi yang bersifat deskriptif yang lebih luas dan komprehensif. Bimbingan konseling berbasis Al-Qur’an, berlandasakan sumber utamanya Al-Qur’an. Pembentukan karakter religius dijelaskan dalam ayat-ayat Al-Qur’an yang kemudian diimplementasikan dalam proses bimbingan konseling. Hal ini menimbulkan suatu pendekatan-pendekatan, yakni: 1).Pendekatan fitrah, 2).Pendekatan sa’adah mutawazinah (keseimbangan kebahagian antara dunia dan akhirat), 3).Pendekatan kemandirian, 4).Pendekatan keterbukaan dan 5).Pendekatan secara sukarela.Kata kunci: Karakter Religius, Bimbang Konseling, Al-Qur'an
Copyrights © 2021