Banyak anak yang melakukan tindakan kejahatan di Indonesia. Tindakan kejahatan terjadi karena kontrol diri rendah. Untuk meningkatkan kontrol diri diperlukan kemampuan untuk bisa menerima segala kondisi yang menekan atau kurang menyenangkan dalam kehidupan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah berbelas-kasih terhadap diri sendiri (self-compassion). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara self-compassion dengan kontrol diri pada anak didik di lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) kelas I Blitar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif survei dengan persentase penelitian sebesar 58.73 % dari total populasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling insidental. Pengumpulan data dengan menggunakan skala self-compassion dan skala kontrol diri. Analisis korelasi product moment menunjukkan bahwa ada hubungan antara self-compassion dengan kontrol diri anak didik di lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) kelas I Blitar. Penelitian menggunakan metode eksperimen diperlukan untuk menguji pengaruh self-compassion terhadap kontrol diri anak didik di lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) kelas I Blitar.
Copyrights © 0000