Bekerja adalah proses fisik maupun mental individu dalam mencapai tujuannya, namun ketidakpastian dalam pekerjaan akan menimbulkan suatu kecemasan. Kecemasan merupakan suatu keadaan khawatir yang mengeluhkan bahwa sesuatu yang buruk akan segera terjadi sehingga job performance menjadi indikator dalam melanjutkan pekerjaan sesuai dengan kemampuan dan ketentuan yang berlaku. Subjek dalam penelitian ini adalah pegawai kontrak di salah satu instansi daerah di kota Malang berjumlah 36 dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan intrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HAM-A) dan Individual Work Performance Scale (IWP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasa kecemasan tidak terlalu berpengaruh besar terhadap tingkat job performance, sehingga para pegawai PKWT aktif tetap dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku tanpa rasa cemas berlebih menjelang akhir masa kontrak.
Copyrights © 2021