Artikel yang berjeniskan kualitatif ini ditulis berdasarkan hasil studi kepustakaan penulis tentang al-Qur’an sebagai wahyu Allah, muatan beserta fungsinya, adapun tujuan dari penulisan penelitian ini adalah: (1) sebagai salah satu upaya menghilangkan keraguan tentang kemurnian al-Qur’an (2) menambah wawasan bagi umat islam tentang muatan beserta fungsi al-Qur’an (3) untuk memperkokoh keimanan terhadap rukun iman ke-3. Sumber data primernya adalah buku-buku yang mengulas mengenai kemukjizatan al-Qur’an sedangkan teknik analisis data dalam penulisan artikel ini menggunakan pola induktif dan deduktif. Dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara membaca dan mentelaah seluruh sumber bacaan yang berkaitan dengan pembahasan penelitian kemudian mengklasifikasikan data yang terkumpul dan disusun secara sistematis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai penguat akidah umat Islam dan menjadikan al-Qur’an sebagai kitab tuntunan umat Islam. Secara definitif ulama berbeda pendapat mengenai definisi al-Qur’an, ada yang mengatakan Al-Qur’an termasuk isim musytaq dan ada pula yang mengatakan isim ghairu musytaq atau isim ‘alam. Mereka juga berselisih mengenai jumlah nama-nama Al quran, ada yang mengatakan 55 nama dan ada pula yang mengatakan 90 nama atau julukan. Sementara struktur Al-Qur’an meliputi juz, surat dan ayat sedangkan tinjauan khusus Al-Qur’an terdiri dari kata, huruf, baris, halaman dan qira’at. Al-Qur’an memuat berbagai hal yang berhubungan dengan kepentingan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial, baik yang berkaitan dengan Tuhannya maupun dengan sesama manusia. Dengan demikian, Al-Qur’an bagi manusia berfungsi sebagai nasehat (mau’izhah), obat (syifa’), petunjuk (huda), rahmat, dan pembeda (furqan).
Copyrights © 2021